Archive for April 2005
Teman Ketinggalan Kereta, -true story-
Tanggal 22-24 April kemarin, gue ke Bandung sama temen gue to visit those kids I’d taught Bahasa Indonesia last month, you know, the siblings and the Korean. The vacation was very exciting, gue bahkan sempet nginep di kos temen SMU gue. Then jumatnya kita pergi ke hot spring, pertama kali gue kira nama resto atau tempat main kayak Dufan gitu.. maklum, gue buta bandung.. ternyata hot spring stands for.. hot spring! Alias pemandian air panas, di ciater.. hehehe..
Yang seru adalah hari sabtu, kita naik parahyangan 12.45, baru sampe stasiun jam 12.30, then kita beli nasi untuk dimakan di kereta, gue mulai melirik jam.. then temen gue tau2 pengen dodol! Iya, dodol! Transaksi sempat berjalan agak lama disini karena dia maunya semua jenis dicampur, dan penjualnya masih berusaha menghitung harga secara manual.. “jadi, 4.500 sama 6.000 sama…” duh, lama ya..
Ok,akhirnya masuk stasiun, 12.43 (jam stasiun). Terlihat ada kereta yang udah bergerak, gue tanya sama mas2 porter, sambil lari “Itu parahyangan?” dan dia jawab “iya, wah, buruan neng!” ok, akhirnya gue MELONCAT ke kereta yang sedang berjalan, literally jumped into it. And guess what! My friend got left behind! Pas gue nanya sama petugasnya, “temen saya mana ya?” dan dia jawab “oh, yang tadi dateng bareng mbak? Dia mah ketinggalan” saat itu gue langsung merasa peredaran darah gue muter balik arah.. hehe.. well anyway, gue lumayan panik, coz she got the ticket, our ticket, with her!!! Waduh, mati gue.. gue emang masih punya uang buat ganti tiket, tapi males banget gitu loh! Akhirnya temen gue, mungkin dengan bantuan orang – orang di stasiun Bandung, berhasil ketemu sama asisten manager or who soever itu lah, yang in charge, dan dia sms ke kondektur kereta gue kalo memang bener tiket gue ketingalan. Akhirnya gue bisa duduk dengan tenang (bukan di kursi gue, karena kursi gue udah ditempatin orang lain, tapi di gerbong berikutnya). Sepanjang jalan gue cuma bisa senyum – senyum.. berasa di film2 action Hollywood.. hahahaha..
Well if anyone of you wondered why I didn’t just ignore my friend’s craving for dodol, imagine that you were with an american woman aged 10 years older than you, and just realized that Indonesian people were nice.. got the point now?
PS : after all of this, I thank God for His mercy upon me..
Working things.. and dreams..
“You have to be able to look on the bright side of everything”. I’m so agree with that. You see, after spoiled with being a college girl that don’t have to work to pay for things, I decided to take the so-called part time job. This time, a real one that deals with real office workers. And as I mentioned before, I don’t like it. But after trying –really hard- to see on the bright side, I found some interesting things.
Jadi gini, klien tempat gue kerja adalah suatu perusahaan di deket Blok M.
So?
The interesting thing is the journey. I always love city lights and crowds. I don’t know why, but just by walking in the bus station- Blok M, among people I don’t know at all,yang lagi menunggu bis, cahaya – cahaya dari lilin tukang gorengan, lampu jalan, billboard, mall, pekerja – pekerja yang baru pulang, tukang tato di dekat jembatan.. hehehe.. it is somehow spiritfull.. dan setelah perjalanan di metromini 75, gue ketemu dengan suasana itu lagi, di pasar minggu. Orang – orang yang lagi mengikat bayam, menurunkan kelapa dari truk, pedagang – pedagang baju yang baru membereskan dagangannya, mbok – mbok penjual buah yang selalu banting harga karena sudah malam, musik – musik ga jelas dari vcd bajakan yang disetel kenceng banget, tukang – tukang ojek dan supir angkot dan supir bis yang menunggu penumpang. Semuanya indah. I always wanted to take some pictures on that, tapi takut kamera gue ditodong bo.. hehehe..Yesterday I had a long chat with my friend, about our dreams which we will build with different person, but we still have some things in common, especially about our future houses.. Mine is located in England’s suburbs//great view//small house//big yard//white picket fences//my dog pet running in the yard (well I never really into dog as pet, but it is on my dream now).. and it all can come true only if I W-O-R-K H-A-R-D. duh, there’s this song I’ve heard on Prambors about last year or two years ago, but I had never known the title of that song, the only thing I remember is the part that said “Everybody knows it’s hard to grow old…” well, tell me about it now.
F*CKED UP DAYS..
Couple of these days, I’m pretty much f*cked up. Things really don’t do well for me. Capek.. apalagi capek hati.. beuh! ( and by writing this I don’t only mean lame love life, but all the working things.. )
Menjadi bagian dari kelas pekerja, the formal one, itu tidak menyenangkan buat gue.. at least belum terasa menyenangkan.. wearing un-comfy blazer, un-comfy pump shoes, often with heels higher than 3 cm, glued to a table form 8 to 5, beuh beuh beuh.. I always wanted to be a creative worker, I love photography (but I haven’t got any experience on it) and writing things (I wrote some skit and stories back then). Is finding a job you DO like too much too ask? I wanna be a script writer or a movie director, agh.. kayaknya mesti banting setir nih.. jadi pengen ngambil desain.. or working for kids.. hmm.. I miss that..
Dia menghilang.. orang yang sudah baik banget selama masa kuliah ini, menjadi pendengar gue hampir setiap saat, walaupun sering hal2 yang gue ceritain itu nggak penting, menghilang.. no more late nite support sms-es, no more mellow chat, no more more! I don’t know why.. it’s kinda making me sad, realizing that you weren’t that important to someone that is important to you.. but then again, I think I break my own resolution, do not be too depend to other human.. well, I think this one is gonna be out of my life soon..
Satu2nya hal yang bikin gue ikut bergembira adalah my best cousin gave birth to a gorgeous baby boy named Kenny ( mirip nama gue ya.. :p ), tanggal 11 april kemarin. Both parents are only 22 turning 23.. whoow.. I’m kinda envy them in a way.. hehe.. congrats ya mbak..
Do you fall for your best friend?
Berteman dekat dengan lawan jenis, bahkan terlalu dekat, kadang tidak begitu menguntungkan untuk perkembangan jiwa
gue sudah membuktikannya. Pertama kali punya sahabat cowok waktu smp, dan kita sangat dekat. Gue nggak tahu apa yang membuat kita dekat, waktu itu gue berpikir mungkin karena gue tomboy ( yes, I DO enjoy watching football match on 2 a.m, play basketball, running in the rain, have my hair cut short, play guitar, and no girlie things attached please! –walaupun sekarang kalo gue ngeliat foto2 jaman dulu.. oh my goodness.. malunya..- ). Sahabat gue ini cerita semuanya sama gue, sampai ngasih lihat surat dari ceweknya ( waktu itu belum ada sms :p ) ke gue.. saat itu pun gue berpikir, duh, penting banget ya.. as time goes by and hormones are raging up, I started to feel those butterflies flying..in my stomach..in my head..on my toes..and on my smile.. because of him. Of course I didn’t tell him that –gile aje, gengsi gitu loh.. hehe.. cewek banget- I just told it to my girl friends, and warn them to keep the secret (yaay, sisterhood! Hehehe. Ga jelas..)
Dan hubungan gue dengan sahabat cowok gue itu terlihat berjalan biasa (buat dia, padahal sih.. ) he was seeing someone else, and so did I. Dan kita lulus.
Tahun berikutnya ada reuni dimana gue ga bisa ikut, sahabat cewek gue “iseng2” tanya ke cowok itu, kenapa dia nggak pernah jadian sama gue, dan dia dengan sopannya cerita kalo gue pernah suka sama cowok itu ( so much for secret, you woman..). Saat itu si cowok cuma bilang “kok dia (read : maksudnya gue) nggak pernah bilang? ” oh come on, what’s with you guys sih? Do I have to start first? Cerita ini tidak pernah berlanjut walau ternyata dulu dia juga suka gue.. :p ( at least I know now..)
Project-Pop-a-like
I cherish my university time for sure.. disini gue bisa berteman dekat dengan banyak orang, tanpa berada terlalu dekat sehingga merasa terikat, namun juga tidak terlalu jauh sehingga kita nggak bisa curhat, or at least numpang mandi or tidur di kost teman :p pas semester awal, gue bersahabat dengan cewek2.. entah salah pergaulan apa yang membuat gue pas semester2 akhir ini malah bersahabat dengan cowok2.. dan ga cuma satu, tapi 5! Dan gue cewek sendiri, berasa jadi Tika di Project-Pop kan! And now, I want to reveal some biggest questions of men ( or boys? ) that women ( or girls ) always want to know.. well, that includes me for sure!
· Do they cry? YES, mostly because their family, and their significant other (yes, ladies, they DO cry because of US! Yeey! )
· Do they flirt another girl when they are seeing you? Unfortunately, some of them DO.. ( but, aren’t you too ladies? Kalo gue sih nggak.. hahaha..)
· Do they compare girls? YES, and they often use cars as analogy.. (anybody feel unappreciated yet?)
· Do they talk about money..and things? YES.. tentunya dengan barang yang agak berbeda, ya ( nggak mungkin kan cowok ngomongin tas tangan? )
· Do they gossip? YES! Sama aja kok..atau gue yang salah gaul, ya? :p ada yang mau menyanggah, cowok2?
Hal – hal yang menyenangkan berada bersama cowok2 as friends antara lain adalah ketika lo bingung menghadapi cowok lain, lo bisa bertanya sama teman2 cowok lo tentang apa yang ada di pikiran mereka dan bisa minta pemecahan masalah dari sudut pandang mereka.. and they laugh a lot! They make fun about everything, including theirself, dan itu selalu bikin gue ketawa sampe sakit perut..
And the bad things adalah.. still.. lo nggak bisa ngajak mereka belanja undies.. hmm, mungkin bisa ya kalau hanya jalan dengan 1 orang.. tapi masa iya kita masuk ke counter Triumph bawa 5 mahluk dengan kromosom xy.. apa kata orang.. hehe..
For you guys out there, you all know who you are.. thank you for being such a
jolly felllow..